Kosgoro 1957 Dukung Perhelatan PON di Papua

- Minggu, 8 Agustus 2021 | 13:26 WIB
Sekjen Kosgoro 1957 Sabil Rachman
Sekjen Kosgoro 1957 Sabil Rachman

JAKARTA, AYOCIREBON.COM--Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957  menolak pemerintah membatalkan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua. 

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957, Sabil Rachman mengatakan PON pada awal penyelenggaraan di Solo tahun 1948 dimaksudkan menjadi salah satu sarana pemersatu bangsa, sekaligus bagian dari deklarasi kedaulatan Indonesia di mata dunia. Kini setelah 76 tahun merdeka, kita sepakat PON XX dilaksanakan di Papua sekaligus dengan tetap menjadi ajang pembuktian para atlet tanah air untuk berprestasi. 

"Siapa pun orangnya dan apapun alasannya, PON Papua harus  tetap bisa kita selenggarakan," tegasnya Minggu 8 Agustus 2021.

Sebelumnya di sejumlah media sosial sempat muncul pernyataan Haris Pertama mengatasnamakan Ketua Umum DPP KNPI mengajak membatalkan PON XX Papua. "Karena Covid 19 maka pemerintah harus menunda bahkan membatalkan PON XX Papua," demikian sebagian kutipan pernyataan yang di-posting melalui media sosial.

Menurut Sabil Rachman, pada 2020 lalu seharusnya menjadi momen PON XX di Papua. Namun akhirnya diputuskan diundur hingga Oktober 2021. Menyaksikan Tokyo Jepang sukses menggelar Olympiade, seharusnya menambah keyakinan semua pihak, PON Papua bisa dilaksanakan lebih baik, meski dalam masa pandemi Covid-19.

"Sebab laporan jumlah kematian karena Covid-19 semakin menurun, sekaligus juga membuktikan herd immunity kita semakin tinggi," tambahnya. 

Lebih lanjut dikatakan, Kosgoro 1957 salah satu organisasi kemasyarakatan dengan  kepengurusan sanpai tingkat kecamatan di seluruh Indonesia, telah memberikan dukungan penuh sejak awal dicanangkan Papua menjadi tuan rumah PON XX.

"Jajaran pengurus dan kader Kosgoro 1957 di Papua sudah kami berikan kepercayaan agar aktif dan membantu sepenuhnya penyelenggaraan PON XX. Oleh sebab itu kita pun berharap pemerintah tidak perlu terpengaruh narasi-narasi tanpa makna dari pihak yang ingin menggagalkan penyelenggaraan PON di Papua.

Pihaknya percaya dasar dan alasan pemerintah menyelenggarakan PON Papua, sudah melalui berbagai pertimbangan yang komprehensif. 

Halaman:

Editor: Adi Ginanjar

Tags

Terkini

Rekomendasi HP Kamera Terbaik 2021, Wajib Koleksi!

Kamis, 23 September 2021 | 07:45 WIB

Boris Preman Pensiun Diamankan Polisi Gegara Narkoba

Rabu, 15 September 2021 | 19:21 WIB

Terpopuler

X