Mengatur Pola Tidur saat Puasa Ramadhan, Begini Caranya

- Minggu, 25 April 2021 | 14:07 WIB
ilustrasi mengatur pola tidur saat puasa ramadhan. (Pixabay)
ilustrasi mengatur pola tidur saat puasa ramadhan. (Pixabay)

KEJAKSAN, AYOCIREBON.COM -- Mengatur pola tidur selama bulan Puasa Ramadhan memang tidak mudah. Hal ini bisa karena kebiasaan atau aktivitas yang bergeser. Untuk itu, seseorang yang berpuasa perlu mengatur itu selama menjalankan ibadah di bulan suci ini.

Terdapat kiat-kiat yang dapat diikuti dari Konsultan obat tidur dari Rumah Sakit Burjeel, Abu Dhabi,  Supriya Sundaram. Dokter yang sehari-hari beraktivitas sebagai dosen di  strata sarjana dan pascasarjana ini pun telah menjadi Tutor Royal College dalam bidang Kedokteran. Dia merupakan salah satu dokter yang ahli dalam bidang kualitas dan kuantitas tidur yang dibutuhkan tubuh manusia.

Dilansir di Khaleej Times, Kamis (22/4), Sundaram menjabarkan hasil penelitian yang telah menunjukkan bahwa kurang tidur dapat mengurangi kewaspadaan, menyebabkan gangguan mood, dan meningkatkan risiko cedera.

Efek puasa intermiten (konsep diet dengan puasa delapan jam penuh tanpa makan dan minum) di bulan Ramadhan yang mempengaruhi tidur juga telah dipelajari secara ekstensif. Tidur memiliki berbagai domain dalam arsitekturnya. Tertidur saat berbaring di tempat tidur disebut latensi tidur, dan ini cenderung meningkat selama bulan suci Ramadhan.

AYO BACA : Polisi Awasi Lab dan Rumah Sakit Jual Surat Bebas Covid-19

Dia menyebut, puasa Ramadhan juga membuat total waktu tidur seseorang akan berkurang. Perubahan penting lainnya yang terlihat selama Ramadhan adalah hormon tidur-bangun Melatonin. Sementara level Melatonin menunjukkan gelombang yang sama selama bulan suci Ramadhan, levelnya turun secara signifikan dari baseline.

Durasi tidur Rapid Eye Movement (REM) yaitu tidur nyenyak, kata dia, juga berkurang. Semua perubahan ini dikaitkan dengan perubahan pola makan dan minum daripada perubahan asupan energi. Kurang tidur berdampak pada efisiensi dalam melakukan aktivitas kerja.

“Ditambah dengan kelelahan di siang hari, peningkatan kecelakaan lalu lintas juga telah dilaporkan karena kurang tidur,” kata dia.

Mendapatkan kualitas tidur yang baik selama Ramadhan merupakan tantangan utama bagi banyak orang. Sundaram menyebut, beberapa saran termasuk tidur siang yang kuat di siang hari layak dilakukan.

Halaman:

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

Tags

Terkini

Ratusan Pesepeda Meriahkan Pasundan Ride bank bjb 2021

Selasa, 12 Oktober 2021 | 13:02 WIB

3 Tips Gampang Ganti KTP Rusak, Gratis dan Cepat!

Sabtu, 2 Oktober 2021 | 11:33 WIB

Cara Hapus Akun Facebook Permanen

Jumat, 1 Oktober 2021 | 07:50 WIB
X