Larang Mudik, Jabar Sejalan dengan Pemerintah Pusat

- Sabtu, 10 April 2021 | 11:24 WIB
ilustrasi mudik. (Ayocirebon.com)
ilustrasi mudik. (Ayocirebon.com)

GARUT, AYOCIREBON.COM -- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menegaskan, pihaknya sejalan dengan pemerintah pusat dalam urusan larangan mudik.

Dia tak menampik, pergerakan masyarakat di masa-masa tertentu, seperti lebaran, libur natal, dan tahun baru meningkatkan jumlah pasien Covid-19.

Saat ini penambahan kasus Covid-19 di Indonesia trennya tengah turun. Karena itu, dia meminta masyarakat menahan keinginan melakukan perjalanan mudik lebaran.

"Mudik saya sepakat untuk ditahan dulu, sehingga kita bisa mengendalikan dan keuntungannya nanti setelah kasus benar-benar hilang atau berkurang drastis," kata Ridwan Kamil di Garut, Jumat 9 April 2021.

Kepala Perwakilan BI Jabar Herawanto menggenapi pernyataan Ridwan Kamil. Menurut dia, sekalipun larangan mudik berdampak terhadap ekonomi masyarakat, hal itu dimungkinkan tidak sebanding dengan kerugian ekonomi saat kasus Covid-19 melonjak tinggi.

Larangan mudik sudah dipertimbangkan dengan matang, pun dengan alternatifnya. Maka, pintanya, jangan hanya menilai kebijakan ini dengan kacamata sesaat.

"Harus belajar ke pengalaman yang lalu adanya kasus meningkat yang akibatnya lebih parah pada perekonomian, ini yang harus kita ingat," ujar dia.

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

Tags

Terkini

Boris Preman Pensiun Diamankan Polisi Gegara Narkoba

Rabu, 15 September 2021 | 19:21 WIB

Bergembiralah! Ini Panduan Seks Aman saat Pandemi

Kamis, 9 September 2021 | 18:41 WIB

Cara Pembatalan Tiket Kereta Api untuk Anak anak

Kamis, 26 Agustus 2021 | 19:31 WIB

Keutamaan Surat Al Baqarah yang Dibaca Malam Jumat

Kamis, 19 Agustus 2021 | 15:10 WIB

Tips Menata Kamar Tidur ala Feng Shui

Kamis, 19 Agustus 2021 | 14:18 WIB
X