Pandemi Covid-19 Jauh dari Kata Selesai, Presiden China Desak Hal Ini

- Selasa, 26 Januari 2021 | 15:56 WIB
Presiden China Xi Jinping  (Instagram/@realxijinping)
Presiden China Xi Jinping (Instagram/@realxijinping)

BEIJING, AYOCIREBON.COM -- Presiden China Xi Jinping mengatakan pandemi Covid-19 masih jauh dari kata selesai. Ia mendesak kerja sama global dan penguatan multilateralisme untuk memerangi infeksi virus.
 
Saat memberikan pidato dalam acara Forum Ekonomi Dunia yang dihelat di Davos, Swiss, pada Senin (25/1), Xi menyebut dunia telah mencapai kemajuan awal dalam perang melawan Covid-19. Namun dia menekankan pandemi masih belum berakhir.
 
“Kemunculan kembali kasus Covid baru-baru ini mengingatkan kita bahwa kita harus terus berjuang. Namun kami tetap yakin bahwa musim dingin tidak bisa menghentikan datangnya musim semi dan kegelapan tidak akan pernah bisa menyelimuti cahaya fajar," ujar Xi, dikutip laman Anadolu Agency.
 
Dia menyerukan negara anggota G20 memperkuat kerja sama, terutama untuk memulihkan krisis ekonomi. Xi merekomendasikan beberapa langkah.
 
"Yang pertama adalah meningkatkan koordinasi kebijakan ekonomi makro dan bersama-sama mendorong pertumbuhan ekonomi dunia yang kuat, berkelanjutan, seimbang, dan inklusif," ucapnya seraya menambahkan bahwa dunia sedang mengalami resesi terburuk sejak akhir Perang Dunia II.
 
Menurut dia, kekuatan pendorong dan model pertumbuhan ekonomi global perlu diubah. Strukturnya pun mesti diperbaiki. Dengan demikian arah perkembangan ekonomi yang sehat dan stabil dalam jangka panjang dapat ditentukan.
 
Xi mengatakan, komunitas internasional harus bekerja menutup kesenjangan antara negara maju dan berkembang. "Saat ini, ketimpangan terus tumbuh, kesenjangan Utara-Selatan masih harus dijembatani, dan pembangunan berkelanjutan menghadapi tantangan berat," ujarnya.
 
Ia kembali menyerukan pentingnya dukungan bagi multilateralisme. "Kita harus tetap berkomitmen pada keterbukaan dan inklusivitas, bukan kedekatan dan pengucilan. Multilateralisme adalah tentang menangani urusan internasional melalui konsultasi dan masa depan dunia diputuskan oleh semua orang yang bekerja sama," katanya
 
Xi mendesak komunitas global meninggalkan prasangka ideologis. Sebaliknya dunia perlu hidup berdampingan secara damai dan menjalin kerja sama yang saling menguntungkan.
 
“Tidak ada dua daun di dunia yang identik, dan tidak ada sejarah, budaya, atau sistem sosial yang sama. Setiap negara memiliki keunikan dengan sejarah, budaya dan sistem sosialnya masing-masing, dan tidak ada yang lebih unggul dari yang lain," kata Xi.

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Terkini

Lakukan 3 Langkah Ini Sebelum Nikmati TV Digital

Minggu, 25 Juli 2021 | 10:00 WIB

Filipina Diguncang Gempa 5,7 Magnitudo Pagi Ini

Sabtu, 24 Juli 2021 | 07:04 WIB

Ulama Ungkap Tempat Lahir dan Wafat Nabi Ibrahim

Kamis, 24 Juni 2021 | 15:17 WIB

India Umumkan Covid Baru Varian Delta Plus

Rabu, 23 Juni 2021 | 14:15 WIB
X