Teori Konspirasi Sebut Virus Corona Senjata Biologis

- Selasa, 28 Januari 2020 | 17:51 WIB
Ilustrasi virus corona yang ditemukan di Cina. (Shutterstock)
Ilustrasi virus corona yang ditemukan di Cina. (Shutterstock)

KEJAKSAN, AYOCIREBON.COM -- Angka kematian dan jumlah kasus infeksi akibat virus corona yang terus meningkat membuat pemberitaan utama berkenaan fenomena ini di berbagai negara. Sehubungan dengan hal itu, bertebaran pula teori konspirasi virus corona di media sosial.

Dilansir Himedik.com, teori konspirasi yang menyebar di media sosial menyebut bahwa virus corona merupakan senjata biologis dari laboratorium yang bocor.

Posting mengklaim bahwa paten untuk coronavirus diajukan pada 2015 dan diberikan pada 2018. Bahkan dikatakan virus tersebut vaksinnya sendiri sudah tersedia.

Meski banyak dipercaya, nyatanya teori tersebut jauh dari kebenaran karena paten yang dirujuk melibatkan virus lain.

Bantahan tersebut dikemukakan oleh laporan di FactCheck.org, salah satu organisasi yang bekerja dengan Facebook untuk menghilangkan hoax yang dibagikan di media sosial.

Laporan tersebut menyatakan bahwa belum ada vaksin yang tersedia untuk coronavirus dan tidak ada paten yang terkait dengan virus baru.

Ditemukan bahwa semua pos yang ditautkan dengan paten yang terkait dengan dua virus berbeda dalam keluarga coronavirus.

"Tidak satu pun dari ini ada hubungannya dengan virus 2019-nCoV baru. Ini jelas itu teori palsu bahwa virus ini dibuat di laboratorium, dipatenkan dan sudah dibuat vaksinnya," kata Matthew Frieman, seorang peneliti coronavirus di University of Maryland, menjelaskan dalam email.

Para peneliti masih berupaya memahami asal-usul, penyebaran, dan tingkat keparahan virus corona terbaru. Wabah dimulai pada awal Desember di Wuhan , sebuah kota dengan sekitar 11 juta orang di Cina tengah.

Halaman:

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

Tags

Terkini

Lakukan 3 Langkah Ini Sebelum Nikmati TV Digital

Minggu, 25 Juli 2021 | 10:00 WIB

Filipina Diguncang Gempa 5,7 Magnitudo Pagi Ini

Sabtu, 24 Juli 2021 | 07:04 WIB

Ulama Ungkap Tempat Lahir dan Wafat Nabi Ibrahim

Kamis, 24 Juni 2021 | 15:17 WIB

India Umumkan Covid Baru Varian Delta Plus

Rabu, 23 Juni 2021 | 14:15 WIB
X