Kasus Korupsi Banprov Indramayu Berlanjut, Kini 3 Anggota DPRD Jabar Diperiksa

- Kamis, 29 Juli 2021 | 14:12 WIB
Logo KPK. (Republika/Iman Firmansyah)
Logo KPK. (Republika/Iman Firmansyah)

JAKARTA, AYOCIREBON.COM -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap 3 anggota DPRD Jawa Barat (Jabar). Pemeriksaan dilakukan terkait dugaan korupsi pengaturan proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu tahun 2019.

"Hari ini pemeriksaan saksi TPK (tindak pidana korupsi) suap terkait pengaturan proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu tahun 2019," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri dilaporkan Republika, Kamis, 29 Juli 2021.

Saksi terperiksa itu adalah Yusuf Puadz, M Iqbal MI, dan Waras Wasisto. Pemeriksaan ketiga saksi itu dilakukan di Kantor KPK gedung Merah Putih, Kuningan, Jakarta Selatan.

Dalam dua hari terakhir, KPK juga melakukan pemeriksaan terhadap delapan anggota DPRD Jabar lainnya. Pemeriksaan dilakukan berkenaan dengan dugaan aliran sejumlah uang yang juga oleh pihak-pihak lain yang terkait dengan perkara.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan dua anggota DPRD Jabar yakni Ade Barkah surahman (ABS) dan Siti Aisyah Tuti Handayani (SAT). Mereka merupakan tersangka baru yang ditangkap setelah dilakukan pengembangan dari operasi tangkap tangan (OTT) pada Oktober 2019 lalu di Indramayu.

Penetapan keduanya sebagai tersangka bermula saat Carsa sebagai pihak swasta meminta bantuan kepada Supendi, Omarsyah, dan Wempi Triyoso. Bantuan terkait pengerjaan proyek peningkatan dan rehabilitasi jalan di Kabupaten Indramayu.

Adapun sumber dana proyek ini berasal dari Bantuan Keuangan Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2017-2019. Dalam rangka memperjuangkan proposal tersebut, ABS dan SA beberapa kali menghubungi Bappeda Provinsi Jawa Barat memastikan atas usulan-usulan pekerjaan jalan yang Carsa ajukan di Kabupaten Indramayu.

Atas persetujuan yang diberikan Carsa meminta daftar proposal pengajuan dana bantuan keuangan Provinsi Jawa Barat untuk kegiatan peningkatan jalan pada Dinas PUPR Kabupaten Indramayu. Selanjutnya, proposal ini diperjuangkan oleh ABS yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Jabar.

"Daftar tersebut dibawa Carsa ES kepada ARM yang akan diteruskan kepada ABS untuk dipilih jalan mana yang jadi prioritas untuk diperbaiki," kata Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar, Kamis (15/4).

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Terkini

Mimpi Selingkuh? Simak Alasan dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 18 September 2021 | 16:46 WIB

Adab Membawa Al Quran Digital pada Ponsel ke Kamar Mandi

Jumat, 17 September 2021 | 15:38 WIB

Rekomendasi Game Terbaru 2021 yang Wajib Coba!

Kamis, 26 Agustus 2021 | 15:52 WIB

Ini Kelebihan Jaringan 5G, Gamer Wajib Baca!

Kamis, 26 Agustus 2021 | 09:18 WIB

Kiat Merawat Wajah Alami di Rumah, Murah dan Praktis!

Sabtu, 21 Agustus 2021 | 13:49 WIB
X