Waspada! Muncul Hoaks Video Rakyat Indonesia Dibunuh Vaksin Cina

- Rabu, 30 Juni 2021 | 12:54 WIB
Tangkapan layar video hoaks rakyat Indonesia dibunuh vaksin Cina.
Tangkapan layar video hoaks rakyat Indonesia dibunuh vaksin Cina.

KEJAKSAN, AYOCIREBON.COM -- Beredar video di Whatsapp berdurasi 4 menit 33 detik yang menampilkan siaran berita stasiun televisi CNN Indonesia berjudul "Potensi Bahaya Vaksin Covid-19".

Dalam video itu terdapat tulisan "Hati-hati rakyat akan dibunuh vaksin China!". Lantas, benarkah video tersebut menginformasikan bahwa rakyat Indonesia akan dibunuh vaksin China?

Cek fakta Ayobandung.com menelusuri kata kunci "Potensi Bahaya Vaksin Covid-19" di mesin pencarian. Hasil penelusuran mengarah kepada artikel berjudul "VIDEO: Potensi Bahaya Vaksin Covid-19" yang dimuat di cnnindonesia.com pada 18 Desember 2020.

Video itu sama persis dengan apa yang dinarasikan dalam video. Video itu membahas mengenai jurnal Internasional Professor Nidom Foundation atau PNF. Peneliti PNF menginvestigasi empat puluh virus Covid-19 asal Indonesia, sejumlah negara Asia Tenggara dan Wuhan.

AYO BACA : Covid-19 Varian Lambda Diwaspadai, Begini Gejala dan Keefektifan Vaksin pada Virus Ini

Hasilnya, 40 virus yang diteliti memiliki motif Antibody Dependent Enhancement atau ADE dan 57,5% mengalami mutasi dari virus Covid-19 Wuhan.

Ketua Tim Riset Corona dan Formulasi Vaksin PNF Chairul Anwar Nidom menjelaskan, fenomena ADE bisa menyebabkan virus yang kembali masuk ke tubuh manusia semakin ganas setelah vaksinasi. Ini terjadi karena sistem antibodi merespon virus dengan mengikatnya sehingga virus lain bisa masuk ke dalam sel-sel tubuh.

Temuan lain dari bukti empiris Nidom menduga Covid-19 tidak hanya menyerang lewat selaput lendir di rongga tubuh tetapi masuk lewat leokosit mikrofag atau sel darah putih sehingga memiliki daya rusak jangka panjang.

Dalam video tersebut Peneliti Biologi Molekuler Ahmad Utomo menanggapi temuan potensi bahaya vaksin Covid-19, dia mengatakan temuan PNF tersebut jadi rujukan dasar kehati-hatian membuat vaksin. Pasalnya, ketika pemerintah memposisikan vaksin sebagai senjata pamungkas fenomena ADE bisa menimbulkan dampak serius.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Terkini

Amankah Bayi Minum ASI dari Ibu Penderita Covid 19?

Jumat, 24 September 2021 | 16:36 WIB

Mimpi Selingkuh? Simak Alasan dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 18 September 2021 | 16:46 WIB

Adab Membawa Al Quran Digital pada Ponsel ke Kamar Mandi

Jumat, 17 September 2021 | 15:38 WIB
X