Aturan Lengkap Pelaksanaan Sholat dan Kurban Idul Adha 2021 dari Kemenag

- Kamis, 24 Juni 2021 | 18:17 WIB
Kemenag mengeluarkan surat edaran yang berisi aturan lengkap Pelaksanaan Sholat dan Kurban Idul Adha 2021. (Ayobandung.com/Kavin Faza)
Kemenag mengeluarkan surat edaran yang berisi aturan lengkap Pelaksanaan Sholat dan Kurban Idul Adha 2021. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

Kemenag mengeluarkan surat edaran yang berisi ketentuan atau aturan lengkap Pelaksanaan Sholat dan Kurban Idul Adha 2021.

JAKARTA, AYOCIREBON.COM -- Kementerian Agama melalui Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengeluarkan surat edaran tentang penerapan protokol kesehatan dalam penyelenggaraan Sholat Idul Adha 2021 dan pelaksanaan Kurban Idul Adha 2021 di masa pandemi Covid-19.

“Untuk memberikan rasa aman kepada umat Islam di tengah pandemi Covid-19 yang belum terkendali dan munculnya varian baru, perlu dilakukan penerapan protokol kesehatan secara ketat dalam penyelenggaraan Sholat Idul Adha dan pelaksanaan kurban 1442 H,” ujarnya di Jakarta, Rabu, 23 Juni 2021.

Berikut ketentuan atau aturan lengkap Pelaksanaan Sholat dan Kurban Idul Adha 2021 dari Kemenag.

1. Malam takbiran menyambut Hari Raya Idul Adha pada prinsipnya dapat dilaksanakan di semua masjid/musala, dengan ketentuan sebagai berikut:

a. Dilaksanakan secara terbatas, paling banyak 10 persen dari kapasitas masjid/musala, dengan memperhatikan standar protokol kesehatan Covid-19 secara ketat, seperti menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.
b. Kegiatan takbir keliling dilarang untuk mengantisipasi keramaian atau kerumunan.
c. Kegiatan takbiran dapat disiarkan secara virtual dari masjid/musala sesuai ketersediaan perangkat telekomunikasi di masjid/musala.

2. Sholat Idul Adha 10 Zulhijjah 1442 H/2021 M di lapangan terbuka atau di masjid/musala pada daerah Zona Merah dan Oranye ditiadakan.

3. Sholat Idul Adha 10 Zulhijah 1442 H/2021 M dapat diadakan di lapangan terbuka atau di masjid/musala hanya di daerah yang dinyatakan aman dari Covid-19 atau di luar Zona Merah dan Zona Oranye, berdasarkan penetapan pemerintah daerah (pemda) dan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 setempat.

4. Dalam hal Sholat Idul Adha dilaksanakan di lapangan terbuka atau di masjid, sebagaimana dimaksud pada angka 3, wajib menerapkan standar protokol kesehatan Covid-19 secara ketat, dengan ketentuan sebagai berikut:

a. Sholat Idul Adha dilaksanakan sesuai dengan rukun salat dan penyampaian Khotbah Iduladha secara singkat, paling lama 15 menit.
b. Jemaah Sholat Idul Adha yang hadir paling banyak 50 persen dari kapasitas tempat agar memungkinkan untuk menjaga jarak antarshaf dan antarjemaah.
c. Panitia Sholat Idul Adha diwajibkan menggunakan alat pengecek suhu tubuh dalam rangka memastikan kondisi sehat jemaah yang hadir.
d. Bagi lanjut usia atau orang dalam kondisi kurang sehat, baru sembuh dari sakit atau dari perjalanan, dilarang mengikuti Sholat Idul Adha di lapangan terbuka atau masjid/musala.
e. Seluruh jemaah agar tetap memakai masker dan menjaga jarak selama pelaksanaan Sholat IduI Adha sampai selesai.
f. Setiap jemaah membawa perlengkapan salat masing-masing, seperti sajadah, mukena, dan lain-lain.
g. Khatib diharuskan menggunakan masker dan face shield pada saat menyampaikan Khotbah Sholat Idul Adha.
h. Seusai pelaksanaan Sholat Idul Adha, jemaah kembali ke rumah masing-masing dengan tertib dan menghindari berjabat tangan dengan bersentuhan secara fisik.

Halaman:

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

Tags

Terkini

5 Alasan Kamu Harus Berjalan Kaki dan Tips Memulainya

Selasa, 16 November 2021 | 19:17 WIB

Ini Hukum Menahan Kentut saat Salat

Senin, 8 November 2021 | 13:57 WIB
X