Eksplorasi Panas Bumi di Gunung Ciremai, Khawatir Oknum Eksploitasi Lahan Konservasi

- Minggu, 13 Juni 2021 | 12:38 WIB
Lutung Budeng, salah satu jenis satwa di kawasan Gunung Ciremai. (dok. KSDAE)
Lutung Budeng, salah satu jenis satwa di kawasan Gunung Ciremai. (dok. KSDAE)

KUNINGAN, AYOCIREBON.COM -- Direktur Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jawa Barat Meiki W Paendong mengatakan, rencana pemerintah mengeksplorasi panas bumi atau geothermal di Gunung Ciremai, dikhawatirkan membuat orang-orang yang tidak bertanggungjawab semakin masif mengeksploitasi sumber daya alam di kawasan konservasi gunung tersebut.

Pasalnya, untuk menjalankan proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) di kawasan Gunung Ciremai, perlu ada pembukaan lahan di samping mengubah status hutan konservasi sehingga izin eksplorasi keluar. Hal itu yang dikhawatirkannya membuat para "oknum" semakin leluasa mengekploitasi sumber daya alam.

"Ini kan sudah terjadi digunakan oleh oknum-oknum warga, misalnya, untuk merambah hutan, menebang pohon, melakukan perburuan liar bahkan sampai membuka lahan. Jadi semakin mudah aksesnya karena ada jalan menuju ke kawasan hutan itu," kata dia saat dihubungi Ayocirebon.com, akhir pekan ini.

Tak urung, ujar Meiki, bila kerusakan lingkungan Gunung Ciremai akan semakin menjadi-jadi. Apalagi, soal rencana pembuatan PLTP dari Kementerian ESDM ini sudah dikhwatirkan warga jauh-jauh hari dengan melakukan penolakan.

"Geothermal ini berada di dalam kawasan konservasi. Rata-rata di Pulau Jawa dan di luar pun seperti itu, yang akhirnya akan membuka peluang kerusakan hutan konservasi ini semakin besar," kata dia.

Terkait tindaklanjut rencana eksplorasi panas bumi Gunung Ciremai, Kementerian ESDM sebelumnya sudah mengadakan pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten Kuningan pada Kamis, 10 Juni 2021.

Pada pertemuan itu hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan Dian Rachmat Yanuar, Bagian Perekonomian dan SDA Setda, Forkopimda Kabupaten Kuningan, sejumlah kepala SKPD, camat dan kepala dessa di wilayah terkait geothermal. Sementara dari Kementerian ESDM hadir Edi Indiarto, selaku Koordinator Pelayanan dan Bimbingan Usaha Panas Bumi Kementerian ESDM.

Kala itu Edi menjelaskan, energi panas bumi atau geothermal adalah energi panas yang terdapat dan terbentuk di dalam kerak bumi. Indonesia sendiri, jelas dia, memiliki potensi energi terbarukan geothermal terbesar di dunia.

"Namun, saat ini pemanfaatan potensial tersebut belum maksimal," ujarnya.

Halaman:

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

Tags

Terkini

Mimpi Selingkuh? Simak Alasan dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 18 September 2021 | 16:46 WIB

Adab Membawa Al Quran Digital pada Ponsel ke Kamar Mandi

Jumat, 17 September 2021 | 15:38 WIB

Rekomendasi Game Terbaru 2021 yang Wajib Coba!

Kamis, 26 Agustus 2021 | 15:52 WIB

Ini Kelebihan Jaringan 5G, Gamer Wajib Baca!

Kamis, 26 Agustus 2021 | 09:18 WIB

Kiat Merawat Wajah Alami di Rumah, Murah dan Praktis!

Sabtu, 21 Agustus 2021 | 13:49 WIB
X