E-KTP Transgender, Pengembali Hak Warga Negara

- Senin, 26 April 2021 | 15:00 WIB
ilustrasi E-KTP.
ilustrasi E-KTP.

JAKARTA, AYOCIREBON.COM -- Wacana pemerintah membantu pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) untuk transgender mendapat banyak sorotan. Nada-nada negatif pun turut menimpali niat tersebut.

Kaum transgender kerap dipandang sebagai warga yang terpinggirkan dari pergaulan masyarakat. Padahal mereka sama-sama penduduk negara yang membutuhkan kemudahan dari adanya kartu identitas diri.

"Dukcapil seluruh Indonesia akan membantu teman-teman transgender untuk mendapatkan dokumen kependudukan," sebut Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh, akhir pekan lalu.

Ditjen Dukcapil melakukan in, salah satunya juga, lantaran intruksi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Tito mendorong Ditjen Dukcapil di mana pun untuk selalu proaktif memaksimalkan pemberian pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) kepada masyarakat tanpa diskriminasi, termasuk para transgender. 

AYO BACA: 53 Prajurit Awak Kapal KRI Nanggala 402 Diberi Bintang Jasa Jalasena  
AYO BACA: 
Aturan THR Bagi Karyawan Kontrak dan Outsourcing yang Wajib Dapat THR Lebaran 2021

Zudan menegaskan kolom kelamin dalam E-KTP akan tetap sama diisi oleh status perempuan atau laki-laki, meskipun yang bersangkutan transgender.

"Kalau dia laki-laki, ya, dicatat sebagai laki-laki, kalau dia perempuan juga dicatat sebagai perempuan. Dicatat sesuai jenis kelamin yang aslinya. Kecuali buat mereka yang sudah ditetapkan oleh pengadilan untuk adanya perubahan jenis kelamin. Dalam kasus yg berbeda, perubahan jenis kelamin seperti yang terjadi dengan Serda TNI AD Aprilio Perkasa Manganang," kata Zudan.

Ditjen Dukcapil Kemendagri, kata Zudan, membantu memudahkan pembuatan E-KTP untuk kaum ini mendasarkan hukumnya dari UU No. 24 Tahun 2013 juncto UU No. 23 Tahun 2006 tentang Adminduk bahwa semua penduduk WNI harus didata dan harus punya KTP dan Kartu Keluarga agar bisa mendapatkan pelayanan publik dengan baik, misalnya pelayanan BPJS dan bantuan sosial. 

"Dukcapil wajib melayani mereka sebagai bagian dari WNI penduduk di Indonesia. Mereka juga mahluk Tuhan yang wajib kami layani dengan non diskriminasi dan penuh empati," kata Zudan.

Halaman:

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

Tags

Terkini

Alasan Kucing Menjilati Kamu, Bikin Hati Meleleh

Jumat, 22 Oktober 2021 | 15:23 WIB

Beberapa Hal yang Mungkin Terjadi Tanpa Media Sosial

Kamis, 21 Oktober 2021 | 15:19 WIB

Amankah Bayi Minum ASI dari Ibu Penderita Covid 19?

Jumat, 24 September 2021 | 16:36 WIB

Mimpi Selingkuh? Simak Alasan dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 18 September 2021 | 16:46 WIB
X