Tips Makan Enak dan Sehat Selama Puasa Ramadhan

- Kamis, 15 April 2021 | 18:16 WIB
ilustrasi buka puasa. (Ayocirebon.com/Attia Dwi Pinasti)
ilustrasi buka puasa. (Ayocirebon.com/Attia Dwi Pinasti)

JAKARTA, AYOCIREBON.COM -- Selama sebulan penuh pada Ramadhan, kita diwajibkan untuk berpuasa. Tentu, bukan hanya ajang melipatgandakan pahala, puasa juga bisa jadi ajang memperbaik pola makan sehingga badan semakin sehat.

Pada saat buka puasa ini, sering kali kita menyajikan baragam jenis makanan yang mengandung gula dan lemak mentah. Makanan itu memang membuat perut cepat kenyang, tetapi memiliki nilai gizi yang sangat sedikit.

Padahal tubuh membutuhkan makanan yang bisa mengembalikan energi untuk kembali melanjutkan aktivitas, seperti sholat tarawih dan baca Alquran. Tetapi sering kali rasa kenyang justru membuat tubuh tidak bisa bergerak banyak.

Dilansir dari Middle East Eye seperti diberitakan Republika, Kamis, 15 April 2021, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menghindari penambahan berat badan dan merasa jauh lebih baik karenanya. Misalnya, memilih makanan pelepasan lambat dan bernutrisi tinggi seperti karbohidrat wholemeal, kacang mentah, alpukat, pisang, telur, kacang-kacangan, dan kacang-kacangan, tidak hanya lebih sehat, tetapi juga membantu memberi lebih banyak energi sepanjang hari.

Berikut ini 10 tips memilih makanan sehat selama Ramadhan.

AYO BACA : 5 Rekomendasi Menu Sahur Bergizi Mudah Dibikin

1. Pertukaran garam
Alih-alih menggunakan garam biasa, cobalah beralih pada garam Himalaya merah muda, yang memiliki lebih banyak mineral daripada garam meja dan diproses secara minimal. Garam laut juga merupakan alternatif yang baik jika tidak dapat menikmati Himalaya.

Cobalah untuk mengurangi jumlah garam dalam takaran makanan seperti mengurangi takaran gula dalam teh. Dengan mulai mengurangi jumlah garam secara keseluruhan, maka dengan cepat selera akan menyesuaikan.

2. Hindari Gula berlebihan
Meskipun puasa dapat membuat tubuh merasa lelah karena kadar gula darah yang rendah, namun mengkonsumsi terlalu banyak gula menyebabkan lonjakan tingkat energi yang diikuti dengan penurunan, yang menyebabkan siklus pengurasan energi.

Halaman:

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

Tags

Terkini

Amankah Bayi Minum ASI dari Ibu Penderita Covid 19?

Jumat, 24 September 2021 | 16:36 WIB

Mimpi Selingkuh? Simak Alasan dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 18 September 2021 | 16:46 WIB

Adab Membawa Al Quran Digital pada Ponsel ke Kamar Mandi

Jumat, 17 September 2021 | 15:38 WIB
X