Bukan Sekedar Kerling Biduan Tarling

- Kamis, 25 Februari 2021 | 09:16 WIB
Sejumlah biduan tarling, termasuk Diana Sastra (ke-2 dari kiri), menghendaki penghargaan dan penghormatan sebagai seniman pelestari kesenian dari publik. (Ayocirebon.com/Istimewa)
Sejumlah biduan tarling, termasuk Diana Sastra (ke-2 dari kiri), menghendaki penghargaan dan penghormatan sebagai seniman pelestari kesenian dari publik. (Ayocirebon.com/Istimewa)

WERU, AYOCIREBON.COM -- Para biduan Tarling di Cirebon rentan mengalami kekerasan seksual. Menolak menjadi objek, mereka acapkali melawan untuk mempertahankan diri sebagai subjek dari sebuah upaya pelestarian budaya.

Kenshi (39) masih ingat bagaimana sebuah tangan asing pernah terjulur ke salah satu bagian tubuh, ketika dirinya tengah mentas di sebuah pesta laut di Tegal, Jawa Tengah, sekitar 16 tahun lalu. Tangan seorang penonton pria setengah baya yang mabuk. 

“Waktu itu saya sedang nyanyi, kemudian ada yang nyawer. Nyawernya (uang) mau dimasukin ke sini (menunjuk ke arah dada),” ungkap biduan tarling asal Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon, ini saat berbincang dengan Ayocirebon.com pada awal Februari 2021.

Refleks, Kenshi yang sedang hamil anak pertama berusaha mengelak dengan menepis dan mencubit hingga kuku jari tangannya tertancap ke kulit tangan pria beraut wajah keras itu. Lukalah ia, tapi Kenshi tak memedulikannya. Perasaannya campur aduk antara marah dan sedih sebab merasa dipermalukan dan direndahkan.

Pergolakan emosi membuat air muka Kenshi yang kala itu tengah riang menyanyi, seketika berubah drastis. Dia sempat memelototi pelaku ketika menyadari niatannya. 

Namun, Kenshi merasa tak bisa berbuat banyak selain mencubit. Tenggorokannya tercekat, alih-alih dia memaki pelaku untuk meluapkan kemarahan. Puncak emosi lantas melahirkan genangan air di pelupuk mata.

Meski begitu, respons cepat Kenshi menghindarkannya dari perbuatan lebih jauh pelaku. Sayang, perlawanan Kenshi tak berbuah permintaan maaf sebagaimana harapannya sebab pria asing itu justru marah.

Kemarahannya berujung pada aksi pelemparan bungkus jajanan kosong yang ada di atas panggung ke arah sang biduan. Kenshi, dengan rok mini dan atasan ketat yang membungkus tubuhnya, berusaha menghindar. Namun, ia terus dikejar sampai rekan-rekan biduan dan kru grup tarling yang diikutinya hari itu melindunginya.

“Saya sendiri langsung menangis dan berlari ke belakang panggung. Saya enggak bisa nyanyi lagi karena kesal dan marah,” ucapnya.

Halaman:

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

Tags

Terkini

Alasan Kucing Menjilati Kamu, Bikin Hati Meleleh

Jumat, 22 Oktober 2021 | 15:23 WIB

Beberapa Hal yang Mungkin Terjadi Tanpa Media Sosial

Kamis, 21 Oktober 2021 | 15:19 WIB

Amankah Bayi Minum ASI dari Ibu Penderita Covid 19?

Jumat, 24 September 2021 | 16:36 WIB

Mimpi Selingkuh? Simak Alasan dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 18 September 2021 | 16:46 WIB
X