Raffi Ahmad tak Langgar Prokes, Polisi Hentikan Kasus 'Kerumunan' Ultah Bos KFC

- Kamis, 21 Januari 2021 | 15:34 WIB
Pasangan selebriti Raffi Ahmad-Nagita Slavina bersama buah hatinya, Rafathar Malik Ahmad. (Instagram/@raffinagita1717)
Pasangan selebriti Raffi Ahmad-Nagita Slavina bersama buah hatinya, Rafathar Malik Ahmad. (Instagram/@raffinagita1717)

JAKARTA, AYOCIREBON.COM -- Raffi Ahmad terbebas dari laporan dugaan pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 saat menghadiri pesta ulang tahun bos KFC Ricardo Gelael. Pasalnya polisi menyebut tak ada unsur pelanggaran protokol kesehatan dalam acara itu.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, penghentian kasus itu berdasar hasil gelar perkara yang dilakukan oleh Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan dan Ditreskrimum Polda Metro Jaya, pada Rabu (20/1) kemarin.

Dia menyatakan, dari hasil gelar perkara diketahui bahwa pesta tersebut digelar secara pribadi dan telah menerapkan protokoler kesehatan.

AYO BACA : Resmi Dilantik, Joe Biden Jadi Presiden Tertua dalam Sejarah AS

"Karena sifatnya privacy dihadiri 18 orang tapi sudah dilakukan dengan protokol kesehatan baik itu tes suhu, swab antigen, juga tidak ada undangan. Ini teman-teman (tamu) datang spontanitas tanpa diundang ke kediaman saudara GR," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta, melansir Suara.com, Kamis (21/1/2021).

Menurut Yusri, penyidik juga tidak menemukan alat bukti yang cukup untuk mempersangkakan acara pesta ulang tahun ayah Sean Gelael itu dengan Pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Pasal 93 itu sendiri berbunyi; Setiap orang yang tidak mematuhi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) dan/atau menghalang-halangi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan sehingga menyebabkan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp100 juta.

AYO BACA : 7 Quotes Terbaru Andin dan Aldebaran di Ikatan Cinta

"Karena tidak terpenuhi ancaman Pasal (93) tidsk cukup dua alat bukti sesuai Pasal 184 KUHAP sehingga dilakukan penghentian penyelidikan," katanya.

Halaman:

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

Tags

Terkini

Amankah Bayi Minum ASI dari Ibu Penderita Covid 19?

Jumat, 24 September 2021 | 16:36 WIB

Mimpi Selingkuh? Simak Alasan dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 18 September 2021 | 16:46 WIB

Adab Membawa Al Quran Digital pada Ponsel ke Kamar Mandi

Jumat, 17 September 2021 | 15:38 WIB

Rekomendasi Game Terbaru 2021 yang Wajib Coba!

Kamis, 26 Agustus 2021 | 15:52 WIB

Ini Kelebihan Jaringan 5G, Gamer Wajib Baca!

Kamis, 26 Agustus 2021 | 09:18 WIB

Kiat Merawat Wajah Alami di Rumah, Murah dan Praktis!

Sabtu, 21 Agustus 2021 | 13:49 WIB
X