Benang Merah Patung Bima Cirebon dan Patung Dewa Ruci Bali, Hingga Kelakar Ular atau Naga

- Jumat, 27 Desember 2019 | 13:51 WIB
Patung Bima di kawasan Bima, Kelurahan Sunyaragi, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon. (Ayocirebon.com/Erika Lia)
Patung Bima di kawasan Bima, Kelurahan Sunyaragi, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon. (Ayocirebon.com/Erika Lia)

KESAMBI, AYOCIREBON.COM -- Patung Bima di komplek Bima, Kelurahan Sunyaragi, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, digambarkan tengah bergumul dengan naga. Belum banyak orang tahu, Patung Bima disebut punya persamaan dengan Patung Dewa Ruci di Bali.

Sejumlah perupa Cirebon sempat berseloroh ihwal hewan melata yang membelit kaki Bima pada Patung Bima. Bukan soal bentukan atau pose hewan melata itu, melainkan penggunaan warnanya.

Para perupa sepakat, sebuah karya seni realis, yang dalam hal ini Patung Bima dianggap pula sebagai monumen, eksotisme pada anatomi objek bernilai penting. Untuk menonjolkan eksotisme anatomi itu, warna natural pada objek menjadi keutamaan.

Penggunaan warna pada hewan melata Patung Bima menjadi salah satu yang dinilai perupa Cirebon sebagai suatu kesalahan. Terlebih, pewarnaan pada hewan melata itu berpotensi telah membelokkan keseluruhan epos Bima dalam Mahabharata.

Para perupa memandang hewan pada Patung Bima lebih terkesan seperti ular, meski sepengetahuan mereka hewan itu adalah naga. Pada salah satu versi epos Mahabharata, Bima dikisahkan melawan keduanya, baik naga maupun ular.

Budayawan Cirebon, Abidin Aslich memastikan, Patung Bima menceritakan pergulatan Bima dengan hewan mitos, naga.

"Ya (naga), itu saat Bima 'ditipu' Durna (atau Drona/Resi Drona) untuk mencari air 'perwitasari' atau air kehidupan. Tapi tujuan Durna sebenarnya adalah menghancurkan Bima," terangnya kepada Ayocirebon.com, Jumat (27/12/2019).

Durna atau Resi Drona merupakan guru Bima. Dalam epos tersebut, dia tak menyukai Bima.

Diselimuti ketidaksukaannya, Durna memerintahkan Bima mencari air kehidupan ke samudera. Meski dilarang para kerabatnya, Bima kukuh menjalankan tugas dari sang guru berbekal keyakinan apa yang dilakukannya sebagai darma.

Halaman:

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

Tags

Terkini

Amankah Bayi Minum ASI dari Ibu Penderita Covid 19?

Jumat, 24 September 2021 | 16:36 WIB

Mimpi Selingkuh? Simak Alasan dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 18 September 2021 | 16:46 WIB

Adab Membawa Al Quran Digital pada Ponsel ke Kamar Mandi

Jumat, 17 September 2021 | 15:38 WIB

Rekomendasi Game Terbaru 2021 yang Wajib Coba!

Kamis, 26 Agustus 2021 | 15:52 WIB

Ini Kelebihan Jaringan 5G, Gamer Wajib Baca!

Kamis, 26 Agustus 2021 | 09:18 WIB

Kiat Merawat Wajah Alami di Rumah, Murah dan Praktis!

Sabtu, 21 Agustus 2021 | 13:49 WIB

Terpopuler

X