bank bjb Sampaikan Strategi Tetap Tumbuh Positif Selama Pandemi

- Rabu, 14 Juli 2021 | 09:42 WIB
Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi dalam talkhsow virtual Economic Update bertajuk Kebangkitan Ekonomi Indonesia yang disiarkan CNBC Indonesia, Selasa, 13 Juli 2021.
Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi dalam talkhsow virtual Economic Update bertajuk Kebangkitan Ekonomi Indonesia yang disiarkan CNBC Indonesia, Selasa, 13 Juli 2021.

BANDUNG, AYOCIREBON.COM – Di tengah situasi ekonomi nasional yang secara umum menurun akibat Covid-19, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai stabilitas sektor keuangan terbilang masih terjaga meski cukup tertekan di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Hal tersebut di antaranya terlihat dari IHSG yang masih stabil, jumlah penghimpunan dana di pasar modal yang masih tinggi, juga jumlah investor yang meningkat.

"Selain itu penyaluran kredit perbankan juga masih tercatat cukup tinggi. Risiko kredit masih terjaga di bawah threshold, kredit restruktusisasi Covid-19 juga menurun," ungkap Deputi Komisioner Stabilitas Sistem Keuangan OJK Agus Edy Siregar dalam talkhsow virtual Economic Update bertajuk Kebangkitan Ekonomi Indonesia yang disiarkan CNBC Indonesia, Selasa, 13 Juli 2021.

Meski demikian, Agus menyatakan bahwa dunia perbankan tetap memilki tantangan tersendiri untuk terus dapat survive dan bahkan bertumbuh positif selama pandemi Covid-19 berlangsung.

Besarnya tantangan tersebut bergantung dari keberhasilan upaya pemulihan kesehatan yang dilakukan pemerintah hingga upaya adaptasi perbankan di tengah situasi yang masih serba tidak pasti.

Menyiasati hal tersebut, bank bjb memiliki sejumlah strategi untuk mempertahankan bisnisnya tetap tumbuh. Salah satunya adalah dengan fokus melakukan digitalisasi bisnis melalui layanan digital banking.

Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi mengatakan, peluncuran berbagai platform digital bank bjb telah dimulai sejak awal 2020 yang tak lama setelahnya 'disambut' oleh pandemi Covid-19. Oleh karenanya, bank bjb terus mengoptimalkan berbagai layanan digital tersebut dimana pertumbuhan Number of Account (NoA) nya meningkat eksponensial.

Yuddy memaparkan, setidaknya ada tiga layanan digital bank bjb yang mengalami pertumbuhan di masa pandemi. Aplikasi mobile banking bank bjb, yakni bjb Digi, berhasil tumbuh signifikan pada periode Desember 2020 - Juni 2021. Dalam kurun waktu tersebut, pertumbuhan bjb Digi tercatat mencapai 121,20%.

Selain itu, pertumbuhan NoA merchant QRIS bank bjb (bjb DigiCash) juga tercatat melesat tinggi. Pada Desember 2020, jumlah merchant QRIS bank bjb tercatat sebanyak 7.458 NoA. Hingga pertengahan 2021, jumlah tersebut telah meningkat 20 kali lipatnya.

Halaman:

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

Tags

Terkini

Cara Merawat Motor Sport Fairing

Senin, 30 Agustus 2021 | 11:05 WIB

XL Axiata Jalin Kemesraan bersama Grab dan Tokopedia

Jumat, 27 Agustus 2021 | 15:16 WIB

Tips Persiapan Biker Sebelum Terabasan

Senin, 23 Agustus 2021 | 15:09 WIB
X