Dorong Kesejahteraan UMKM, bank bjb Jadikan Mitra Sebagai Off Taker

- Minggu, 27 Juni 2021 | 14:50 WIB
sebagai ilustrasi -- bank bjb (ist)
sebagai ilustrasi -- bank bjb (ist)

BANDUNG, AYOCIREBON.COM -- Inovasi dan kolaborasi adalah kunci kebertahanan bank bjb di tengah pandemi Covid-19. Terlebih saat menghadapi transformasi digital yang dapat dilihat keberadaannya di segala lini kehidupan, termasuk perbankan.

Keberhasilan dari bank bjb dalam menjalankan kolaborasi pula telah terbukti dari beragam pencapaian yang telah diraih selama ini. Salah satunya pada penyaluran kredit yang dilakukan melalui pola kemitraan. Dengan upaya ini BUMD tulang punggung Jawa Barat ini memperoleh kepercayaan dari pemerintah.

bank bjb senantiasa memposisikan nasabah sebagai mitra yang memiliki keinginan untuk bertumbuh dan berkembang bersama. Pola kemitraan ini adalah langkah strategis untuk menjalin kerja sama dengan pihak ketiga yang dapat bersinergi meningkatkan portofolio kredit UMKM serta penciptaan ekosistem baru dalam penyaluran Kredit UMKM. Tujuannya agar mendapatkan peluang pasar dan target market yang lebih efektif dan efisien.

Sebagai langkah strategis, pola kemitraan dibangun atas dasar prinsip saling memerlukan, mempercayai, memperkuat, dan menguntungkan dengan melibatkan pelaku UMKM dan pengusaha besar.

bank bjb sebagai pemberi modal usaha melakukan kerja sama dengan perusahaan mitra dalam hal penyaluran Kredit UMKM kepada mitra binaan. Perusahaan mitra dapat berupa perseroan terbatas, yayasan, koperasi, CV, Badan usaha Milik Desa hingga perorangan,” ungkap Pemimpin Divisi Corporate bank bjb Widi Hartoto, dalam keterangan tertulis, Minggu, 27 Juni 2021.

Perusahaan mitra ini mempunyai peran sebagai off taker yang menjamin pembelian produk mitra binaan dan pengendali kualitas produk yang dihasilkan mitra binaan. Di samping itu, perusahaan mitra memiliki tugas menyediakan bahan dan sarana produksi mitra binaan dan sebagai penjamin kredit yang diajukan mitra binaan.

Pembiayaan melalui pola kemitraan ini memberi dampak yang luas bagi keberlangsungan sebuah usaha. Sebut saja harga barang yang stabil, kontinuitas supply dan kualitas barang yang terjaga, meningkatkan kesejahteraan petani, membuka akses keuangan, serta akses pasar hasil panen yang lebih luas.

Alur pembiayaan pola kemitraan dilaksanakan berdasarkan kesepakatan bersama antara bank dan perusahaan mitra yang dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan dibubuhi penandatanganan bersama.

Dalam alur pembiayaan tersebut, kemitraan menggunakan produk Divisi Kredit UMKM bank bjb dengan mempedomani empat manual produk yang berlaku, yaitu Kredit Mikro Utama, Kredit Usaha Rakyat, Kredit Usaha Kecil & Menengah, dan Produk Kredit Divisi Kredit UMKM lainnya.

Halaman:

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

Tags

Terkini

Cara Merawat Motor Sport Fairing

Senin, 30 Agustus 2021 | 11:05 WIB

XL Axiata Jalin Kemesraan bersama Grab dan Tokopedia

Jumat, 27 Agustus 2021 | 15:16 WIB

Tips Persiapan Biker Sebelum Terabasan

Senin, 23 Agustus 2021 | 15:09 WIB
X