Merugi oleh Marketplace? Masyarakat Bisa Adukan ke KPPU

- Kamis, 15 April 2021 | 15:17 WIB
ilustrasi belanja online. (Pixabay)
ilustrasi belanja online. (Pixabay)

BANDUNG, AYOCIREBON -- Komisi Pengawas Persaingan Usaha Kantor Wilayah III mengimbau kepada masyarakat untuk melapor jika merasa dirugikan oleh pihak marketplace yang memaksa konsumennya untuk menggunakan jasa ekspedisi milik marketplace itu sendiri. Pasalnya, menurut Kepala KPPU Kanwil III Aru Armando, setiap konsumen di marketplace memiliki hak untuk menentukan preferensi yang paling sesuai dengan kebutuhan.

Aru menyampaikan, setiap konsumen dapat melaporkan kepada KPPU jika ada marketplace yang melakukan pembatasan-pembatasan terhadap kebebasan konsumen atau peluang usaha bagi mitra-mitra yang ikut andil dalam suatu lingkup ruang usaha. Perilaku itu, menurut Aru, disebut sebagai “Tying In” atau Perjanjian Tertutup yang dapat menghalang-halangi kebebasan para konsumen untuk turut andil dalam pertumbuhan suatu industri.

“Jika ada masyarakat yang menduga adanya indikasi pelanggaran atau merasa dirugikan (oleh pembatasan yang dibuat oleh marketplace tertentu), bisa melapor ke KPPU via email, dan bisa juga datang langsung ke kantor KPPU yang ada di kantor perwakilan, misalnya. Nanti kami akan tindaklanjuti. Tapi, tentu laporan dari masyarakat itu ada persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi oleh masyarakat yang hendak melapor,” ujar Aru.

AYO BACA : Paket Shopee Mandeg di Kurir, Ternyata Ada Mogok Kerja

Masyarakat yang hendak melaporkan suatu marketplace yang terindikasi melakukan pembatasan hak konsumen dan mitra usaha yang lain dapat mengirim surat elektronik ke pengaduan@kppu.go.id. Untuk persyaratannya, pelapor bisa mengecek ke situs https://kppu.go.id/kontak/. Selain itu, pelapor juga bisa menelepon ke nomor (021) 3507015/ 3507016/ 3507043. Selanjutnya, jika persyaratan sudah dipenuhi, pihak KPPU akan melakukan investigasi.

Selain konsumen yang aktif sebagai pembeli, pihak penjual dan mitra ekspedisi termasuk sebagai konsumen dalam suatu marketplace. Jika ada pihak marketplace yang membatasi pilihan mitra ekspedisi dalam suatu transaksi jual-beli, maka ketiga pihak yang terlibat itu akan mengalami kerugian dalam segi-segi tertentu.Oleh karena itu, baik penjual maupun mitra ekspedisi pun dapat melapor kepada KPPU terkait dengan indikasi pembatasan yang dikondisikan oleh suatu marketplace.

Dari sisi pembeli, kerugian akan diperoleh saat pembeli dipaksa untuk menggunakan mitra ekspedisi yang tidak sesuai dengan preferensi domisilinya. Kemudian, dari segi penjual, kerugian dirasakan saat banyak pembeli yang akhirnya memilih marketplace lain karena merasa tidak nyaman saat berbelanja di marketplace tempat penjual itu menjajakan dagangannya hanya karena urusan ekspedisi yang dipaksakan kepada pembeli.

Sementara itu, para mitra ekspedisi pun akan dirugikan karena adanya bentuk diskriminasi ketika suatu marketplace memaksakan satu mitra ekspedisi kepada para pembelinya sehingga mitra ekspedisi lain tidak memperoleh peluang dalam suatu ruang usaha.

AYO BACA : Iklan Shopee di Akun Lambe Turah Diduga Lecehkan Perempuan

Halaman:

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

Tags

Terkini

X