Sempat Kibarkan Bendera Putih, Pelaku Pariwisata di Indramayu Berharap PPKM Tak Diperpanjang

- Senin, 2 Agustus 2021 | 12:20 WIB
Seorang pedagang di Pantai Balongan Indah Indramayu mengibarkan bendera putih, dengan latar narasi kondisi yang dihadapinya bersama para pedagang maupun pelaku usaha pariwisata di Kabupaten Indramayu selama PPKM. Mereka berharap PPKM tak lagi diperpanjang.(Ayocirebon.com/Istimewa)
Seorang pedagang di Pantai Balongan Indah Indramayu mengibarkan bendera putih, dengan latar narasi kondisi yang dihadapinya bersama para pedagang maupun pelaku usaha pariwisata di Kabupaten Indramayu selama PPKM. Mereka berharap PPKM tak lagi diperpanjang.(Ayocirebon.com/Istimewa)

INDRAMAYU, AYOCIREBON.COM- Jelang berakhirnya PPKM Level 4, para pelaku usaha di Kabupaten Indramayu sempat mengibarkan bendera putih. Mereka berharap PPKM tidak diperpanjang.

Ratusan bendera putih sempat dikibarkan para pedagang yang biasa berjualan di sekitar kawasan wisata Pantai Balongan Indah, Indramayu, pada Sabtu, 31 Juli 2021.

Bendera putih kemudian diturunkan pada Minggu, 1 Agustus 2021 setelah otoritas pemerintah setempat mendatangi lokasi yang dikenal pula dengan sebutan Pantai Bali Indramayu.

Pengibaran bendera putih merepresentasikan keterpurukan pelaku usaha dan orang lain yang terlibat di dalamnya, seperti para pelaku usaha yang pendapatannya menurun, bahkan nihil, selama PPKM.

Sejak pemberlakuan PPKM Darurat Jawa dan Bali pada 3 Juli 2021, Pantai Balongan Indah dan objek wisata lain se-Kabupaten Indramayu terpaksa tutup.

Karenanya, mereka berharap PPKM tidak diperpanjang. Harapan itu masih menyala meski pengibaran bendera putih sudah disudahi.

Ketua Asosiasi Pelaku Pariwisata Indramayu (APPI), Akso Surya Darmawangsa mengungkapkan, ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) mengintai para pekerja pada sektor pariwisata di Indramayu bila PPKM diperpanjang.

"Para karyawan semuanya sekarang dirumahkan karena objek wisata tutup total," beber Akso yang juga pengelola Pantai Balongan Indah Indramayu ini.

Pada objek wisata yang dikelolanya itu, sebut sAkso, setidaknya 25 karyawan telah dirumahkan sejak 3 Juli 2021 hingga kini.

Halaman:

Editor: Erika Lia

Tags

Terkini

57 Unit Kendaraan Dinas di Indramayu Hilang

Jumat, 24 September 2021 | 07:50 WIB

Ayo Perpanjang SIM di SIM Keliling Majalengka

Jumat, 24 September 2021 | 05:00 WIB

Jadwal Samsat Keliling Indramayu Hari Ini

Jumat, 24 September 2021 | 04:40 WIB

Catat Lokasi Samsat Keliling Cirebon, 24 September 2021

Jumat, 24 September 2021 | 04:25 WIB

Rencana Pemadaman Listrik Indramayu, 23 September 2021

Kamis, 23 September 2021 | 04:15 WIB

Jadwal Pemadaman Listrik Kuningan, 23 September 2021

Kamis, 23 September 2021 | 04:00 WIB

Info Padam Listrik Cirebon, 23 September 2021

Rabu, 22 September 2021 | 21:54 WIB
X