Bandara Kertajati Majalengka: Sejarah, Anggaran, dan Fakta Terkini

- Jumat, 11 Juni 2021 | 10:52 WIB
Suasana bangunan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka. (Suara.com)
Suasana bangunan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka. (Suara.com)

MAJALENGKA, AYOCIREBON.COM -- Bandara Kertajati atau Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) yang berlokasi di Kabupaten Majalengka akan dialihfungsikan sebagai lokasi Maintenance, Repair, Overhaul (MRO) atau bengkel pesawat.

Rencana ini diungkapkan langsung oleh Presiden Joko Widodo saat Rapat Terbatas di Istana Negara pada SeniN, 29 Maret 2021 lalu. Rapat tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Ridwan Kamil dan Menteri Perhubungan Budi Karya. 

Bandara Kertajati diketahui mulai beroperasi sejak 2018. Meski begitu, keberadaannya terkesan jauh dari riuh penumpang pesawat. Terlebih, bandara ini hanya melayani satu rute penerbangan dari 11 rute yang tersedia. Lebih lanjut, berikut ini sejarah hingga fakta baru mengenai Bandara Kertajati. 

1. Sejarah Bandara Kertajati 

Pembangunan Bandara Kertajati ini telah direncanakan sejak era Presiden Megawati Soekarnoputri. Bahkan, studi kelayakan pembangunan Bandara Kertajati telah ada sejak 2003 dan izin penetapan lokasi dilakukan pada tahun 2005. Meski begitu, Bandara Kertajati baru mulai dibangun pada 2014 dan resmi beroperasi pada 24 Mei 2018. 

AYO BACA : Pengamat: Membenahi Bandara Kertajati tak Cukup 5 Tahun

Bandara yang didaulat sebagai bandara terbesar kedua di Indonesia ini berlokasi di Kabupaten Majalengka, atau sekitar 68 km dari Kota Bandung. Bandara Kertajati ini memiliki total kapasitas penumpang hingga 29 juta per tahunnya. Mulanya, Bandara Kertajati ditargetkan akan selesai pada akhir 2017, namun karena adanya sejumlah kendala, maka pemerintah baru bisa meresmikan proyek ini pada Mei 2018.

Bandara Kertajati dikelola oleh PT Angkasa Pura II selama 17 tahun terhitung pada 2018-2035. Selain itu, didirikan di atas lahan seluar 1.800 hektar. 


Suasana ruang tunggu pesawat di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka. (Suara.com)

2. Anggaran Pembangunan Bandara Kertajati 

Anggaran pembangunan Bandara Kertajati menelan biaya hingga Rp2,6 triliun. Dana tersebut tak sepenuhnya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), namun juga kemitraan dengan pihak swasta dengan perhitungan 70% dana diperoleh dari ekuitas Pemprov Jawa Barat, reksadana penyertaan terbatas (RDPT) dan AP II. Sedangkan sisanya, yakni 30% didapatkan dari PT BIJB melalui pinjaman bank syariah. 

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Terkini

Info Padam Listrik Cirebon, 29 September 2021

Rabu, 29 September 2021 | 06:25 WIB

Jadwal Pemadaman Listrik Kuningan, 29 September 2021

Rabu, 29 September 2021 | 06:19 WIB

Catat Jadwal Samsat Keliling Majalengka Hari Ini

Rabu, 29 September 2021 | 06:01 WIB

Cek Jadwal SIM Keliling Majalengka Hari Ini

Selasa, 28 September 2021 | 06:22 WIB

Ayo Bayar Pajak Kendaraan di Samsat Keliling Majalengka

Selasa, 28 September 2021 | 05:58 WIB

Simak Lokasi Samsat Keliling Indramayu, 28 September 2021

Selasa, 28 September 2021 | 05:52 WIB

Jadwal Samsat Keliling Majalengka, 27 September 2021

Senin, 27 September 2021 | 06:54 WIB

Cek Jadwal Samsat Keliling Indramayu Hari Ini

Senin, 27 September 2021 | 06:26 WIB

Ayo Bayar Pajak Kendaraan di Samsat Keliling Cirebon

Senin, 27 September 2021 | 06:19 WIB
X