Dugaan Rekayasa Buku Nikah: Ketua KPAID Kabupaten Cirebon Intimidasi Saksi Agar Tak Datang ke Persidangan

- Rabu, 16 Desember 2020 | 16:23 WIB
Bukti pengakuan yang ditulis tangan oleh Warsan dan ditandatangi oleh kepala desa serta di cap di atas materai pada 15 Desember 2020. (Ayobandung.com/Fichri Hakiim)
Bukti pengakuan yang ditulis tangan oleh Warsan dan ditandatangi oleh kepala desa serta di cap di atas materai pada 15 Desember 2020. (Ayobandung.com/Fichri Hakiim)

BANDUNG, AYOCIREBON.COM -- Sidang lanjutan pelaporan dugaan rekayasa buku nikah milik Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Cirebon, Fifi Sofiah kembali digelar. Kali ini, sidang berlanjut terkait kasus perceraian Fifi Sofiah di Pengadilan Agama Sumber.
 
Dalam kasus ini, terungkap fakta baru, yakni sang penggali makam, Warsan mengakui, wali nikah Fifi telah meninggal dunia pada 1995 lalu.
 
Kuasa hukum IE, Razman Arif Nasution menjelaskan, surat pernyataan yang dibuat oleh Warsan yang ditanda tanggani oleh kepala desa, diberikan kepada hakim saat berjalannya sidang sebagai bukti tambah.
 
Seharusnya, lanjut Razman, Warsan menjadi saksi di sidang lanjutan. Namun, Warsan terpaksa tidak dapat menghadiri sidang sebagai saksi. Pasalnya, Warsan mendapat tekanan dari pihak Fifi Sofiah dan keluarganya di Cilacap, Jawa Tengah, untuk tidak datang sebagai saksi.
 
"Harusnya Warsan hadir ke Pengadilan Agama Sumber sebagai saksi karena mendapat tekanan dari Fifi, dia tidak jadi datang. Tapi membuat surat pernyataan penyebab Warsan tidak bisa hadir, serta keterangannya sebagai saksi juga ditulisnya. Saya aneh melihat sikap Fifi yang sampai memberikan tekanan kepada saksi, ini ada apa, takut terkuak semuanya," ujar Razman saat dikonfirmasi, Rabu (16/12/2020). 
 
Razman melanjutkan, di persidangan kali ini, pihaknya juga menghadirkan saksi ahli dari Ketua MUI Kecamatan Kedawung dan Kementrian Agama Provinsi Jawa Barat.
 
Di depan hakim, kedua saksi ahli tersebut mengatakan pernikahan tidak sah karena wali nikah Fifi yaitu bapak kandungnya Samsuri telah meninggal dunia tahun 1995. Sementara di buku nikah tercatat Samsuri menjadi wali nikah pada tahun 2003.
 
"Keterangan kedua saksi ahli pun sudah jelas ya, pernikahan itu tidak sah, dan hakim pun bingung orangnya sudah minggal kok bisa jadi wali nikah, keterangan itu diperkuat oleh pernyataan penggali makam Warsan," jelasnya.
 
Menurut Razman, Fifi telah melakukan pelanggaran hukum dengan mencantumkan orang yang sudah meninggal sebagai wali nikahnya di dokumen negara yakni buku nikah.
 
"Kami akan menempuh jalur hukum dan melaporkan Fifi Sofiah atas dugaan pemalsuan dokumen negara," ujarnya.
 
Razman berencana akan menempuh jalur hukum dengan melaporkan Fifi ke Polda Jawa Tengah karena Cilacap masuk ke wilayah hukum Polda Jateng.
 
Sementara itu, Warsan yang di dampingi Kepala Desa Bantarsari Ngato Urohman, mengaku sebagai penggali makam almarhum Samsuri yang merupakan bapak kandung Fifi Sofiah pada tahun 1995. Warsan mengaku mendapat tekanan untuk tidak hadir sebagai saksi.
 
Razman menjelaskan, pengakuan tersebut ditulis tangan oleh Warsan dan ditandatangi oleh kepala desa serta di cap di atas materai pada tanggal 15 Desember 2020. 
 
Surat yang ditujukan kepada hakim sebagai bukti tersebut berbunyi:
 
"Nama Warsan, alamat Rejasari RT 001 RW 009, Desa Banjarsari, Kecamatan Banjarsari, Cilacap, Jawa Tengah. Menyatakan bahwa saya tidak dapat menghadiri persidangan dikarenakan ada tekanan dari pihak sdr Fifi Sofiah dan keluarganya di Cilacap, sehingga saya dilarang untuk datang hadir di persidangan. Adapun benar, saya bermaksud memberikan kesaksian mengenal alm Samsuri ayahanda dari sdr Fifi Sofiah, meninggal pada tanggal 5 Desember 1995 dan pada saat itu saya bertugas menggali kuburan Samsuri ayahanda sdr Fifi Sofiah. Demikian surat pernyataan ini saya buat tanpa paksaan, tekanan dan dalam keadaan sehat jasmani dan rohani."

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Terkini

57 Unit Kendaraan Dinas di Indramayu Hilang

Jumat, 24 September 2021 | 07:50 WIB

Ayo Perpanjang SIM di SIM Keliling Majalengka

Jumat, 24 September 2021 | 05:00 WIB

Jadwal Samsat Keliling Indramayu Hari Ini

Jumat, 24 September 2021 | 04:40 WIB

Catat Lokasi Samsat Keliling Cirebon, 24 September 2021

Jumat, 24 September 2021 | 04:25 WIB

Rencana Pemadaman Listrik Indramayu, 23 September 2021

Kamis, 23 September 2021 | 04:15 WIB

Jadwal Pemadaman Listrik Kuningan, 23 September 2021

Kamis, 23 September 2021 | 04:00 WIB

Info Padam Listrik Cirebon, 23 September 2021

Rabu, 22 September 2021 | 21:54 WIB
X