Konten Menakutkan Lebih Cepat Viral di Medsos

- Rabu, 24 April 2019 | 20:09 WIB
Pembicara dari PWI Jabar yang juga General Manager Ayo Media Network, Rahim Asyik, menjadi salah satu pembicara dalam Bimbingan Teknis Pengelolaan Komunikasi Publik bertema Diseminasi Informasi dan Peningkatan Kualitas Konten Dalam Implementasi Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2015 di Hotel Bentani, Kota Cirebon, Rabu (24/4/2019). (Erika Lia/Ayocirebon.com)
Pembicara dari PWI Jabar yang juga General Manager Ayo Media Network, Rahim Asyik, menjadi salah satu pembicara dalam Bimbingan Teknis Pengelolaan Komunikasi Publik bertema Diseminasi Informasi dan Peningkatan Kualitas Konten Dalam Implementasi Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2015 di Hotel Bentani, Kota Cirebon, Rabu (24/4/2019). (Erika Lia/Ayocirebon.com)

KEJAKSAN, AYOCIREBON.COM--Konten menakutkan sangat cepat viral pada media sosial dibanding konten dengan rasa senang.

Pembicara dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) sekaligus Manajer Produksi Ayo Media Network, Arfian Jamul Jawaami mengungkapkan, emosi menjadi penentu yang menyebabkan perhatian dan tindakan. Konten dengan rasa takut atau mengagetkan pada media sosial menumbuhkan urgensi untuk melakukan sesuatu.

"Makanya konten menakutkan sangat cepat viral," ujarnya saat menjadi pembicara dalam Bimbingan Teknis Pengelolaan Komunikasi Publik bertema Diseminasi Informasi dan Peningkatan Kualitas Konten Dalam Implementasi Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2015 di Hotel Bentani, Kota Cirebon, Rabu (24/4/2019).

Belakangan, media sosial memang tengah merajai penyebaran informasi digital. Arfian menyebutkan, dalam sehari, rata-rata seseorang menghabiskan waktu 130 menit untuk menggunakan media sosial.

AYO BACA : Tangkal Hoaks, Masyarakat Diminta Bijak Gunakan Medsos

Mengutip kata-kata seorang penulis dan terapis dengan spesialisasi dalam mengobati kecanduan internet, Nathan Driskel mengatakan, ketergantungan media sosial lebih parah dari alkohol atau narkoba karena lebih menarik dan tidak ada stigma di belakangnya.

Besarnya pengaruh media sosial berdampak pada keinginan, bahkan kini mengarah sebagai kebutuhan, untuk menyedot perhatian khalayak. Tak heran bila kemudian para pengguna media sosial berlomba-lomba mengupload konten semenarik mungkin.

Di bawah konten menakutkan yang sangat cepat viral, konten menyedihkan juga diketahui memicu lebih banyak perhatian. Arfian mengatakan, konten dengan emosi negatif cenderung lebih menarik.

"Sedangkan konten dengan rasa senang memicu lebih banyak share," ucapnya.

Halaman:

Editor: Dadi Haryadi

Tags

Terkini

Simak Jadwal Samsat Keliling Cirebon Hari Ini

Sabtu, 25 September 2021 | 07:41 WIB

Cek Jadwal Samsat Keliling Majalengka, 25 September 2021

Sabtu, 25 September 2021 | 07:15 WIB

57 Unit Kendaraan Dinas di Indramayu Hilang

Jumat, 24 September 2021 | 07:50 WIB

Ayo Perpanjang SIM di SIM Keliling Majalengka

Jumat, 24 September 2021 | 05:00 WIB

Jadwal Samsat Keliling Indramayu Hari Ini

Jumat, 24 September 2021 | 04:40 WIB

Catat Lokasi Samsat Keliling Cirebon, 24 September 2021

Jumat, 24 September 2021 | 04:25 WIB

Rencana Pemadaman Listrik Indramayu, 23 September 2021

Kamis, 23 September 2021 | 04:15 WIB

Jadwal Pemadaman Listrik Kuningan, 23 September 2021

Kamis, 23 September 2021 | 04:00 WIB
X