Efek Buruk Pernikahan Dini Mengintai

- Senin, 14 Januari 2019 | 09:32 WIB
Kampanye setop pernikahan anak. (ANTARA FOTO/Didik Suhartono)
Kampanye setop pernikahan anak. (ANTARA FOTO/Didik Suhartono)

INDRAMAYU, AYOCIREBON.COM--Di tengah alasan yang menyebabkan tingginya pernikahan anak di Kabupaten Indramayu, mengintai sejumlah efek buruk fenomena ini.
Sekretaris Cabang Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Kabupaten Indramayu, Yuyun Khoerunnisa membeberkan, pernikahan dini dapat memicu kekerasan dalam rumah tangga dan kekerasan seksual pada perempuan.

"Perkawinan anak akan merenggut hak anak memperoleh pendidikan maupun hak bermainnya," katanya.

Ironisnya, alasan utama orang tua melangsungkan pernikahan anak untuk keluar dari belit kemiskinan, justru sesungguhnya berpotensi melahirkan kondisi yang tak jauh berbeda. Dengan usia anak yang belum matang, perekonomian pasangan muda pun belum tentu membaik sebagaimana diharapkan.

Selain itu, efek buruk lain di antaranya menimbulkan angka kriminalitas dan mendorong tingginya angka kematian ibu dan bayi.

Dalam pernikahan dini, anak perempuanlah yang paling merasakan efek buruknya. Ketika belum mampu mengurus diri sendiri, dia harus dihadapan pada tanggung jawab mengurus suami dan anak.
Guna mencegah pernikahan dini, KPI Indramayu beserta sejumlah pihak, salah satunya Dinas Pendidikan dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Indramayu, telah membuat komitmen bersama.

Sosialisasi pun dilakukan ke semua daerah di Kabupaten Indramayu dengan menggandeng pemerintah desa (pemdes).

Peran pemdes dipandang penting mencegah pernikahan anak. Di Desa Krasak, misalnya, kepala desa telah menerbitkan surat edaran dengan mewajibkan anak mengikuti wajib belajar 12 tahun sebagai salah satu upaya pencegahan pernikahan anak.

"Di Desa Jatisawit, pemerintah desa juga menyosialisasikan pencegahan perkawinan anak dengan menggunakan anggaran dana desa (ADD)," ujarnya.

Pemkab Indramayu sendiri diminta merevisi Perda Perlindungan Perempuan dan Anak dengan mengatur pendewasaan usia pernikahan anak yang mengacu pada Undang Undang (UU) Perlindungan Anak.

Halaman:

Editor: Andres Fatubun

Tags

Terkini

57 Unit Kendaraan Dinas di Indramayu Hilang

Jumat, 24 September 2021 | 07:50 WIB

Ayo Perpanjang SIM di SIM Keliling Majalengka

Jumat, 24 September 2021 | 05:00 WIB

Jadwal Samsat Keliling Indramayu Hari Ini

Jumat, 24 September 2021 | 04:40 WIB

Catat Lokasi Samsat Keliling Cirebon, 24 September 2021

Jumat, 24 September 2021 | 04:25 WIB

Rencana Pemadaman Listrik Indramayu, 23 September 2021

Kamis, 23 September 2021 | 04:15 WIB

Jadwal Pemadaman Listrik Kuningan, 23 September 2021

Kamis, 23 September 2021 | 04:00 WIB

Info Padam Listrik Cirebon, 23 September 2021

Rabu, 22 September 2021 | 21:54 WIB
X