Kasus Korupsi Dana Banprov di Indramayu, Ade Barkah pernah Ancam Saksi dari Bappeda Jawa Barat

- Senin, 13 September 2021 | 15:14 WIB
Suasana persidangan Ade Barkah, Wakil Ketua DPRD Jawa Barat non aktif, dalam kasus korupsi dana banprov di Indramayu, di PN Tipikor Bandung. (Ayobandung.com/Gelar Aldi S)
Suasana persidangan Ade Barkah, Wakil Ketua DPRD Jawa Barat non aktif, dalam kasus korupsi dana banprov di Indramayu, di PN Tipikor Bandung. (Ayobandung.com/Gelar Aldi S)

BANDUNG, AYOCIREBON.COM- Ade Barkah, Wakil Ketua DPRD Jawa Barat non aktif 2019 - 2024 kembali disidang sebagai terdakwa dalam kasus korupsi dana banprov atau bantuan pemerintah provinsi Jawa Barat untuk Kabupaten Indramayu, di Pengadilan Negeri Tipikor Bandung, Senin, 13 September 2021.

Pada persidangan virtual sebelumnya, Ade Barkah yang terjerat kasus korupsi dana banprov di Indramayu meminta uang Rp250 juta kepada pengusaha Carsa ES untuk membiayai pernikahan anaknya.

Pantauan Ayobandung.com (jaringan Ayocirebon.com) pada sidang kasus korupsi dana banprov di Indramayu kali ini, saksi mengungkap Ade Barkah mengeluarkan ancaman kepada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah atau Bappeda Provinsi Jabar.

Menurut saksi yang merupakan mantan Kepala Bappeda Jawa Barat, Yerry Yuniar dan Yuke Mauliana Septiana, terdakwa Ade Barkah pernah mengancam agar Bapeda Jawa Barat membuka Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Online melalui saksi Yuke Mauliana.

"Kalau tidak dibukakan LKPD online, akan terjadi kekisruhan di DPRD Jabar," ungkap saksi Yuke Mauliana menirukan ancama dari Ade Barkah saat memberi keterangan di persidangan, di ruang II Pengadilan Negeri Tipikor Bandung.

Menurut Yuke, nada ancaman Ade Barkah diucapkan sebab menghendaki portal LKPD online kembali dibuka untuk memasukkan usulan proyek. Proyek tersebut salah satunya berasal dari Kabupaten Indramayu.

Keterangan saksi Yuke sendiri sempat dicecar pertanyaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK, Feby Dwiyosupendy, saat persidangan. Feby antara lain mempertanyakan peran Ade Bakrkah dalam kasus korupsi banprov di Indramayu.

Ade Barkah kala itu merupakan koordinator proyek usulan DPRD Jawa Barat sehingga mengatasnamakan lembaga legislatif. Sayangnya, terdakwa mengusulkan kegiatan proyek di Kabupaten Indramayu tersebut setelah portal LKPD online ditutup.

"Pak Ade Barkah melalui stafnya, Fajar, memberikan flashdisk yang isinya soal usulan DPRD Jabar proyek - proyek dari usulan dewan, salah satunya Indramayu," beber Yuke. 

Halaman:

Editor: Erika Lia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jadwal Samsat Keliling Majalengka, 27 September 2021

Senin, 27 September 2021 | 06:54 WIB

Cek Jadwal Samsat Keliling Indramayu Hari Ini

Senin, 27 September 2021 | 06:26 WIB

Ayo Bayar Pajak Kendaraan di Samsat Keliling Cirebon

Senin, 27 September 2021 | 06:19 WIB

Simak Jadwal Samsat Keliling Cirebon Hari Ini

Sabtu, 25 September 2021 | 07:41 WIB

Cek Jadwal Samsat Keliling Majalengka, 25 September 2021

Sabtu, 25 September 2021 | 07:15 WIB

57 Unit Kendaraan Dinas di Indramayu Hilang

Jumat, 24 September 2021 | 07:50 WIB

Ayo Perpanjang SIM di SIM Keliling Majalengka

Jumat, 24 September 2021 | 05:00 WIB

Jadwal Samsat Keliling Indramayu Hari Ini

Jumat, 24 September 2021 | 04:40 WIB

Catat Lokasi Samsat Keliling Cirebon, 24 September 2021

Jumat, 24 September 2021 | 04:25 WIB

Terpopuler

X