Kesultanan Kasepuhan Cirebon Diguncang Keributan, Polisi dan TNI Disiagakan

- Rabu, 25 Agustus 2021 | 10:27 WIB
Keraton Kasepuhan Cirebon diguncang keributan di tengah pelantikan para pembantu Rahardjo Djali yang mengklaim sebagai Sultan Sepuh Aloeda II. (Ayocirebon.com/Erika Lia L)
Keraton Kasepuhan Cirebon diguncang keributan di tengah pelantikan para pembantu Rahardjo Djali yang mengklaim sebagai Sultan Sepuh Aloeda II. (Ayocirebon.com/Erika Lia L)

LEMAHWUNGKUK, AYOCIREBON.COM- Kesultanan Kasepuhan Cirebon diguncang keributan, Rabu, 25 Agustus 2021 pagi. Petugas dari Polri dan TNI pun disiagakan di lokasi.

Keributan bermula ketika 2 kelompok penguasa Kesultanan Kasepuhan Cirebon yang bertikai bertemu di area Keraton Kasepuhan.

Ke - 2 kelompok masing - masing dari kubu Sultan Sepuh XV PRA Luqman Zulkaedin dan Rahardjo Djali yang mengklaim sebagai sultan baru di Kesultanan Kasepuhan Cirebon.

Keributan terjadi ketika Rahardjo Djali yang mengklaim sebagai Sultan Sepuh Aloeda II seusai melantik para pembantunya ruang Jinem Pangrawit Keraton Kasepuhan.

Tak lama berselang, adik Sultan Sepuh XV PRA Luqman Zulkaedin bernama Ratu Alexandra Wuryaningrat menghampiri lokasi pelantikan.

Ke - 2 kelompok pun saling bersitegang hingga terjadi aksi saling dorong dan saling tuding.

Alexandra yang menjabat Kepala Badan Pengelola Keraton Kasepuhan Cirebon itu tampak emosional menyaksikan sebuah kegiatan digelar di area Keraton Kasepuhan.

Dia memastikan, kegiatan itu tanpa izin Sultan Sepuh XV PRA Luqman Zulkaedin.

"Kegiatan ini (pelantikan para pembantu Rahardjo Djali) tanpa izin Sultan Sepuh," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Erika Lia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hore, Waktu Tempuh Kereta Api Kini Lebih Cepat

Rabu, 29 September 2021 | 07:48 WIB
X